Pagi ini aku hanya tidur sebentar. Dan bangun pukul 6 tapi jujur saja aku lebih senang kembali tidur untuk bermimpi lagi. Karena untuk kedua kalinya di minggu ini aku bertemu denganmu. Dalam mimpi aku bebas untuk melihat senyummu, memegang tanganmu, bahkan memelukmu dengan semua kerinduanku tanpa memikirkan banyak beban.
Tapi dirimu tak bisa lagi kutemukan saat aku kembali tidur dan itu membuatku sedih. Setidaknya sapaan Akbar pagi ini membuatku lebih tenang, salah satu orang yang selalu menganggu pikiranku. Seseorang yang sangat ingin aku ajak bercerita dan membuatku iri pada kecerdasannya. Terima kasih sudah menenangkan pikiranku pagi ini, Akbar.
Leave a Reply